Biar Gaji Jaksa Kecil Namun Tetaplah Bahagia

Gaji anda sebagai Jaksa terlalu kecil…..jangan kecewa dan  berkecil hati, karena kecilnya gaji anda bukanlah karena Negara ini menganggap anda adalah orang kecil..apalagi sampai berfikir negara mengucilkan anda tapi berfikir positif saja alias positif thinking..barangkali Negara belum menganggap penting untuk menaikkan gaji. Menurut Negara masih ada aparatur Negara lainnya yang lebih penting dinaikkan gajinya daripada seorang Jaksa, sehingga DPR dan Pemerintah menganggap kenaikan gaji anda adalah prioritas terakhir dan berada ditumpukan file paling bawah untuk dibahas….Untuk itu tetap tegapkan langkah dan nyanyikan mars lagu Koesplus. …hati senang walaupun tak punya uang wow….2 x

hati senang walaupun uang kurang wow…1000 x 

Bila anda adalah seorang Jaksa berpangkat III/d, Anak 3 orang dan 1 isteri : ©Jumlah gaji adalah lebih kurang 2.700.000,-©, berikut ini adalah kiat-kiat mengatasi gaji kecil namun tetap bahagia. Kiat-kiat ini tidak disarankan untuk dilaksanaan hanya sekedar guyonan pelipur lara bila tidak diikuti tidak apa tapi niscaya anda akan membutuhkan IMF untuk minta pinjaman. 

1. Usahakanlah terus tinggal di rumah mertua, karena ini sangat membantu anda, setidak-tidaknya biaya untuk sewa rumah bisa diatasi. untuk itu berbaik-baiklah dengan mertua, apabila mendapat mertua yg galak dan cerewet perbanyak bersabar. Sering-sering berdoa agar mertua tidak mengusir anda. usahakan cari isteri adalah anak semata wayang sehingga warisan mertua jatuh kepada anda. Apabila terpaksa harus mencari sewa rumah, carilah rumah sewaan yang terdekat dengan kantor anda, sehingga bisa ke kantor jalan kaki saja, cari rumah dengan budget tidak lebih dari 500 ribu sebulan, cukup rumah semi permanen, lantai semen atap seng dan dinding separoh papan, sehingga rumah bisa lebih sejuk, tak perlu pakai ac, walaupun rumah seharga itu biasanya banyak bocornya. 

2. biaya untuk keperluan dapur/ konsumsi sekeluarga cukup lebih kurang 50 ribu/ hari, atau 1.5 juta/ bulan, biarpun kecil namun tetap usahakan makan 2 kali sehari dengan menu  4 sehat 5 sempurna, beli beras cukup standar bulog…kalau dirasa beras sudah tidak mencukupi karena mertua sering makan dirumah anda, berbaik-baiklah dengan tetangga agar terketuk hatinya untuk meminjamkan beras kepada isteri anda, untuk lauk-pauk, cukup makan daging 1 kali sebulan, ikan bisa anda pancing sendiri di empang atau sungai terdekat dan sayur mayur, usahakan sendiri, jika rumah sewaan anda pekarangannya cukup luas, silakan sdr manfaatkan untuk menanam kol, kangkung, ubi dsbnya, bahkan kalau bisa anda bisa beternak ayam dan kambing.©

3. Sekolah anak budget cukup 200 ribu© sebulanjangan anda bermimpi utk menyekolahkan anak anda disekolah elit, cukup SD Inpres saja, katanya kan SD Inpres SPPnya gratis, bila ada guru yg pungli, cukup bentak saja..kamu kan Jaksa, ke sekolah anak cukup jalan kaki, tas sekolah satu untuk berdua, demikian juga buku, rautan, pena, penghapus, pencil, penggaris, sepatu,  syukur jika kakak sekolah pagi, adik sekolah siang, jadi peralatan sekolah bisa sharing, untuk berhemat, buku sekolah cukup di fotocopy saja atau kalau nggak pinjam sama tetangga yg  anaknya sudah masuk Esempe, dan jika terpaksa beli, cari buku loakan dan pesan sama anak agar hemat karena adikmu masih memakai buku tersebut nantinya,

4. Jika kamu punya hp (hape) targetkan isi ulang cukup 100 ribu satu bulan, cari operator yg murah dan lagi promosi, nggak apa ganti kartu tiap bulan asal dapat pahe (paket hemat). perbanyaklah miss call, dan sms karena miss call dan sms akan menguatkan posisi keuangan….namun melemahkan posisi karir dan martabat anda, jika terpaksa harus nelpon pinjam hp teman, ngaku saja kamu lagi kehabisan pulsa, atau jika terpaksa juga bicaralah yg perlu dan sesingkat mungkin, tidak usah berpantun atau mempergunakan kata-kata kata pembukaan, langsung to the point saja,  misal kalau kamu mau ngomong emang gue pikiran cukup sebut egp saja.

5. Berusahalah tidak merokok, karena merokok adalah perbuatan yang sia-sia dan perbuatan yang sia-sia tidak disukai Allah SWT, Jika kamu tidak bias berhenti merokok, cukupkan budget rokok hanya 50 ribu sebulan, sisanya bertemanlah kamu dengan para perokok, hampirlah dari ruangan ke ruangan, sewaktu ada yg tawarkan rokok jangan disia-siakan segera sambar, kalau memungkinkan ambil 2, satu di hisap dan 1 lagi dikantongin utk persiapan dirumah, demikian juga di ruangan lainnya5. jika kamu punya kenderaan budgetkan biaya BBM dan onderdil sekitar 100/bulan, ikutilah tips hemat berkenderaan, jangan nge-gas dalam-dalam, cukup geser gas sedikit dan bila dijalan turunan segera matikan mesin, pakai manual saja, bila ada teman yang numpang tidak ada salahnya agar teman anda juga ikut aktif membeli BBM. jika kebetulan motormu banyak nganggur sesekali cobalah jadi tukang ojek.

6. Di kantor, usahakan tidak jajan, biarkan isteri anda menyiapkan rantangan dan air the dari rumah, usahakan jika ada acara makan-makan dikantor, anda tidak melewatinya, jika terpaksa untuk jajan cukupkan dana 50 ribu disaku untuk sebulan.

7. Bagi isteri anda ingatkan uuntuk hidup sederhana, budgetkan dana sebesar Rp. 100 ribu/ bulan, bersoleklah cukup dengan bedak tepung sache dan bedak beras kencur, perhiasan cukup imitasi…tak usah kesalon untuk rebonding, pakai minyak kemiri saja.

8. Sisanya 100 ribu jadikan sebagai dana cadangan, untuk beli minyak tanah, semir sepatu, mainan anak, makan diluar, beli baju dan sepatu, ganti baterai jam, beli kabel listrik, paku payung, sandal jepit, ongkos mikrolet, antenna TV, sajadah, parfum, barber shop…cukup apa tidak ya…..

5 Tanggapan

  1. Waduuuuuh pak……. saya jadi sedih juga baca tulisan ini…. kalau semua aparat penegak hukum seperti bapak niscaya Indonesia menjadi negara yang “patuh hukum” dalam hitungan bulan saja….. salut salut pak……

    btw : saya link blog bapak di blog saya

    salam hormat,
    rere

  2. thanks pak Reinhard, semoga sukses di Sudan, blog bapak juga sudah saya masukkan di link blog saya

  3. jaksa golongan III.d saja masih menderita begitu, gimana saya pegawai tata usaha kejaksaan golongan II.d, anak 2, dengan kondisi cicilan utang di BRI potong gaji untuk bayar kontrakan rumah (gaji 1.500.000 potong 613.000 selama 5 tahun sisa 887.000), belum lagi cicilan koperasi, arisan piring, utang dengan teman kantor, utang rokok dikantin, utang gula dan beras di warung tetangga rumah, cicilan motor lagi 26 bulan, cicilan TV, Cicilan kulkas, uang sekolah anak, uang susu anak, belanja lauk pauk harian, tapi aku tetap bahagia lho yang penting masih bisa internetan walaupun cuma di warnet dekat rumah

  4. memang menyedihkan kejaksaan , ,,,,besar diluar kecil didalam…rancak dilabuah parangai busuak…hampir semua pagawai kejaksaan hidupnya susah….kalau cuma mengandalkan gaji buta….jadi kalau mau hidup dengan seragam kejaksaan harus bisa cari rezeki diluar gaji ,,,,,kalau ketahuan bisa dipecat…..jadi pandai pandai saja usahanya…..kasian sama pegawai yang jujur….yang jujur malah terbujur kaku……yang jujur malah hancur….yang jujur yang kena pukul….yang jujur hampir terkubur……apa ini yang diharap oleh negara ini agar kebaikan selalu hancur dimuka bumi indonesia ini…dahulu saya jujur ….sekarang ?????hampir luntur??????tapi saya tetap berusaha jujur semoga remunerasi terkabul???????sanggupkah saya tetap jujur???????

  5. ya Tuhanku, kapan bisa hepi kalo gitu!


Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan sebuah tanggapan